KILAUBERITA – Gempa kuat melanda Myanmar tengah pada Jumat (29/3/2025). Dikutip dari Reuters, Jumat, Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS)
mengatakan, gempa tersebut berkekuatan M 7,7 dan berada pada kedalaman 10 km. Gempa tersebut juga diikuti oleh gempa susulan berkekuatan M 6,4.
Episentrum gempa berada sekitar 17,2 km dari kota Mandalay, kota terbesar kedua di Myanmar yang berpenduduk sekitar 1,5 juta jiwa.
“Kami telah memulai pencarian dan berkeliling Yangon untuk memeriksa korban dan kerusakan. Sejauh ini, kami belum memiliki informasi,” kata seorang petugas dari Departemen Pemadam Kebakaran Myanmar yang tak disebutkan namanya.
Baca Juga : Prediksi Pertandingan Barcelona vs Osasuna
Gempa kuat melanda Myanmar Seorang saksi mata di Mandalay mengatakan, dia berlarian keluar rumah saat guncangan mulai terasa kuat.
“Saya menyaksikan gedung berlantai lima runtuh di depan mata saya. Semua orang di kota saya keluar ke jalan dan tidak seorang pun berani kembali ke dalam gedung,” jelas dia.
Para saksi yang dihubungi di Yangon mengatakan, banyak orang berlarian keluar gedung di kota terbesar di negara itu.
(Potret Warga Bangkok saat terjadinya gempa myanmar )
Getaran gempa terasa hingga Thailand
Getaran gempa juga dilaporkan terasa hingga ke ibu kota Thailand, Bangkok.
Para saksi di Bangkok mengatakan, orang-orang berlarian ke jalan karena panik.
Banyak dari mereka adalah tamu hotel yang mengenakan jubah mandi dan pakaian renang.
Menurut para saksi, satu menara perkantoran di pusat kota Bangkok bergoyang dari sisi ke sisi selama sedikitnya dua menit, dengan pintu dan jendela berderit keras.
Ratusan karyawan berlarian keluar melalui tangga darurat. Jeritan keras terdengar saat gedung terus bergerak.
Dikutip dari Aljazeera, Jumat, ada laporan yang menyebutkan orang-orang terjebak di bawah reruntuhan bangunan yang sedang dibangun di kawasan Chatuchak, Bangkok.
Beberapa layanan metro dan kereta ringan dihentikan di Bangkok. Perdana Menteri Thailand, Paetongtarn Shinawatra mengaku telah menghentikan kunjungan resminya ke pulau selatan Phuket untuk mengadakan pertemuan mendadak setelah gempa dahsyat.
Kesimpulan
Gempa di Myanmar mengakibatkan kerusakan besar, menelan banyak korban, serta merusak infrastruktur. Upaya bantuan dan pemulihan dilakukan segera setelah kejadian.