Berita Nasional

Demo di Beberapa Daerah Ricuh, Kantor DPR Dibakar Habis

KilauBerita , Gelombang demonstrasi yang berlangsung di sejumlah daerah pada akhir pekan ini berakhir ricuh. Ribuan massa turun ke jalan menuntut pembatalan kebijakan pemerintah yang dinilai merugikan rakyat. Aksi yang awalnya berlangsung damai, berubah menjadi kericuhan setelah sebagian massa melempar batu, botol, Demo di Beberapa Daerah hingga membakar fasilitas umum.

Kerusuhan terparah terjadi di salah satu daerah di Pulau Jawa. Massa yang tidak terkendali menyerbu kantor DPRD setempat. Mereka memaksa masuk dengan menjebol pagar utama, lalu membakar sejumlah ruangan setelah sebelumnya merusak kaca dan pintu gedung. Api dengan cepat membesar hingga melahap sebagian besar bangunan sebelum akhirnya bisa dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran.

Demo di Beberapa Daerah termasuk Makassar Terbakar Demonstrasi Berujung Ricuh, Gedung DPRD dan Puluhan  Kendaraan Dibakar  dan gedung DPRD

Demo di Beberapa Daerah Termasuk di Di Makassar, Sulawesi Selatan, aksi unjuk rasa juga berakhir dengan pembakaran kantor DPRD kota. Ribuan mahasiswa dan warga yang awalnya berorasi di depan gedung, berujung bentrok dengan aparat keamanan. Massa yang tidak puas dengan pengamanan mencoba merangsek masuk ke area gedung. Ketegangan memuncak saat sejumlah orang melempar bom molotov ke arah kantor DPRD. Api pun dengan cepat menyebar ke ruang sidang utama hingga membakar atap gedung.

Seorang warga sekitar mengatakan, kobaran api terlihat jelas dari radius ratusan meter. “Gedung DPRD terbakar habis, asap hitam pekat menutupi langit Makassar. Banyak warga ketakutan dan lari menjauh,” ujar warga yang enggan disebut namanya. Petugas pemadam dikerahkan ke lokasi, namun butuh waktu berjam-jam untuk mengendalikan api karena sebagian massa menghalangi akses mobil damkar.

Saksi mata di Makassar juga menyebutkan bahwa sejumlah kendaraan dinas yang terparkir di halaman kantor DPRD ikut dibakar. Beberapa aparat dilaporkan mengalami luka akibat terkena lemparan batu dan botol kaca. Hingga malam, polisi masih terus melakukan penjagaan ketat di sekitar lokasi untuk mencegah aksi susulan.

Kepolisian menyebut sedikitnya puluhan orang ditangkap karena diduga sebagai provokator kerusuhan, baik di Pulau Jawa maupun di Makassar. Kapolda Sulsel menegaskan pihaknya akan menindak tegas pelaku perusakan. “Kami tidak akan mentolerir aksi anarkis. Kantor DPRD adalah simbol demokrasi, tidak boleh dirusak dengan cara kekerasan,” tegasnya.

Demo DPRD Jabar Ricuh Gedung Dibakar, Massa Terus Bertambah

Selain di Makassar, kericuhan juga dilaporkan di beberapa kota besar lainnya. Di Sumatra, aksi unjuk rasa memblokir jalan utama hingga membuat lalu lintas lumpuh total. Sementara di Kalimantan, demonstran melempar batu ke arah kantor pemerintahan daerah, menyebabkan sejumlah aparat mengalami luka-luka.

Kerugian akibat aksi anarkis ini ditaksir mencapai miliaran rupiah. Fasilitas publik, kendaraan dinas, serta gedung DPRD di beberapa daerah mengalami kerusakan parah. Selain itu, aktivitas ekonomi warga terganggu karena banyak toko tutup lebih awal untuk menghindari kerusuhan.

Hingga kini, pemerintah pusat belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait gelombang unjuk rasa ini. Sejumlah tokoh masyarakat menyerukan agar kedua pihak, baik pemerintah maupun demonstran, menahan diri dan mengutamakan dialog. Mereka menilai protes adalah hak masyarakat, tetapi tidak boleh dilakukan dengan cara yang merusak fasilitas negara dan membahayakan keselamatan orang lain.

Situasi terakhir di beberapa daerah, termasuk Makassar, berangsur kondusif setelah aparat menambah jumlah personel untuk pengamanan. Namun, suasana masih tegang karena dikhawatirkan massa akan kembali turun ke jalan dalam waktu dekat.

Baca Juga : Kapolri Temui Keluarga Ojol Tewas Dilindas Minta Maaf Tulus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *